Pelajar Indonesia Torehkan Prestasi di Ajang Lomba Daya Ingat Internasional

Bali, Kemendikbud — Para pelajar Indonesia yang bertanding di ajang Indonesia Open Memory Championship Ke-3 berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Dalam kompetisi yang digelar di Hotel SwissBel Rainforest Bali, tanggal 27 Oktober 2018 tersebut secara keseluruhan Indonesia meraih juara umum dengan raihan 5 emas, 9 perak dan 12 perunggu.

Para pelajar yang berprestasi di ajang ini antara lain Fathimah Aiko Zahrah, Shafa Annisa, dan Aisha Nadine. Fathimah Aiko Zahrah, pelajar dari Bandung, berhasil memecahkan rekor nasional lomba daya ingat kata acak dengan mengingat 82 kata acak secara berurutan dalam waktu 5 menit. 

Selain itu, Shafa Annisa pelajar dari Yogyakarta juga berhasil memecahkan rekor nasional kartu acak dengan mengingat 264 urutan kartu yang telah diacak dalam 10 menit. Tidak kalah hebatnya, 506 digit angka acak juga berhasil diingat oleh Aisha Nadine dari Tangerang Selatan, sekaligus mencatatkannya sebagai rekor nasional terbaru.

Dalam lomba ini, juara pada kategori anak-anak (kids) diraih oleh Aulia Nadia Azzahra, pelajar SMP Aulady Tangerang Selatan dan disusul oleh M. Daffa Dhiyauddin, pelajar SD Nizamia Andalusia Jakarta. Juara ketiga kategori anak-anak diraih pelajar asal Tangerang Selatan Zara Tabina. 

Pada kategori lainnya, peserta junior Indonesia masih harus mengakui keunggulan dari pelajar Filipina sehingga harus puas berada di posisi kedua dengan selisih skor 506 poin. Pada kategori dewasa, peraihan medali emas didominasi oleh Thin Seng Leong dari China, sedangkan Yanti Agustinova dan Ati Fahriyati harus puas berada di posisi kedua dan ketiga.

Lomba Daya Ingat ini diikuti oleh puluhan peserta dari Filipina, Malaysia, china, dan tuan rumah Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Indonesia Memory Sports Council (IMSC). Ajang ini mempertandingkan 10 nomor lomba antara lain mengingat urutan angka acak, wajah dan nama, angka biner, urutan kartu acak, serta urutan gambar acak. Lomba dikelompokkan ke dalam kategori anak-anak (usia 8-12 tahun), junior (12-18 tahun) dan dewasa (18-59 tahun). (Nur Widiyanto)

Sumber : https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2018/10/pelajar-indonesia-torehkan-prestasi-di-ajang-lomba-daya-ingat-internasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.